Warga Afghanistan melakukan unjuk rasa setelah terjadi serangan mematikan oleh pesawat tempur Amerika. Seorang pejabat Afghanistan mengatakan bahwa para pengunjuk rasa menuduh serangan udara sabtu malam di timur negara itu telah menewaskan sedikitnya lima warga sipil.

Ahmad Khan Serat, juru bicara kepala kepolisian provinsi, mengatakan ahad kemarin puluhan orang dari distrik Khoja Omari membawa mayat-mayat itu ke pihak berwenang setempat di ibukota daerah Ghazni.Serat mengatakan bahwa gubernur dan kepala polisi provinsi akan bertemu hari ini untuk menanggapi tuntutan para pemrotes.

Sementara itu, militer Amerika di Kabul mengkonfirmasi pada hari yang sama bahwa serangan udara di distrik Khoja Omari dan Khogyani yang berdekatan menewaskan 11 orang Taliban, tetapi tidak mengkonfirmasi korban sipil.

Afghanistan telah menyaksikan peningkatan kekerasan sejak dibatalkannya pembicaraan damai Amerika dengan Taliban awal bulan ini. (arrahmah.com/admin)

%d blogger menyukai ini: