Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Ummat Islam Bersatu membubarkan kegiatan Asyuro yang diselenggarakan kelompok Syiah.

Acara yang berlangsung di kawasan Jalan Mukti Ciwastra Kota Bandung, Senin malam tersebut langsung bubar begitu massa datang, padahal belum lama dimulai.

Dalam dialog yang disaksikan aparat kepolisian, perwakilan dari Aliansi Ummat Islam Bersatu, Roin, meminta klarifikasi apakah acara telah dihentikan. Pihaknya juga memastikan bahwa tidak ada lagi kegiatan setelahnya.

Sementara itu Ahmad yang mengaku dari perwakilan jemaat Syiah memastikan bahwa acara sudah selesai dan tidak akan diteruskan. Ahmad juga menjamin bahwa besok nya juga tidak ada lagi acara. Setelah terjadi dialog kemudian massa membubarkan diri. Demikian juga massa yang ada di dalam rumah yang tidak jadi mengadakan acara Asyuro.

Meski sedikit terjadi ketegangan, namun dengan pengamanan dan penjagaan aparat kepolisian, pembubaran acara Asyuro oleh jemaat Syiah tersebut berjalan aman dan tertib.

Sebagaimana diketahui, 10 Muharram merupakan salah satu hari besar bagi penganut Syiah. Peryaan tersebut diklaim dilakukan untuk memperingati kematian Husein di Karbala, Irak.

Di Indonesia sendiri, Syiah belum mendapat pengakuan dari Majelis Ulama Indonesia sebagai salah satu mazhab dalam Islam. Bahkan, Fatwa MUI Jawa Timur tahun 2012 menegaskan bahwa Syiah adalah ajaran sesat. (suaraislam.id/admin)

%d blogger menyukai ini: