Assalamu ‘alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh…                                                                            

إِنَّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَامَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. أمّا بعد:

Pendengar rohimakumulloh…Pada kesempatan yang berbahagia ini, kita akan membahas tentang Adab dan Doa masuk dan sebelum dan sesudah berwudhu.

Pendengar yang budiman…

Di antara amalan ibadah yang rutin dilakukan oleh setiap muslim adalah berwudhu atau mengambil air wudhu.Secara bahasa wudhu berarti al-husnu yaitu keindahan dan nadhofah yaitu kebersihan. Sedangkan secara istilah dalam syari’at, wudhu adalah peribadatan kepada Allah ‘azza wa jalla dengan mencuci empat anggota wudhu dengan tata cara tertentu.

Pada pertemuan kali ini, yang akan dibahas hanyalah seputar doa dan dzikir sebelum dan sesudah berwudhu.

Terkait dengan doa dan dzikir sebelum berwudhu, maka seorang muslim disyariatkan untuk membaca basmalah, dengan lafadz bismillah. Hal ini sebagaimana hadis Rosululloh Sholloulohu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad rohimahumulloh. Rosululloh Sholloulohu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لاَصَلاَةَلِمَنْلاَوُضُوءَلَهُوَلاَوُضُوءَلِمَنْلَمْيَذْكُرِاسْمَاللَّهِتَعَالَىعَلَيْهِ

“Tidak ada sholat bagi orang yang tidak berwudhu, dan tidak ada wudhu bagi orang yang tidak menyebut nama Allah Ta’ala yaitu bismillah ketika hendak berwudhu.

Berkaitan dengan makna ini,

Jadi, dzikir sebelum berwudhu yang disyariatkan hanyalah dengan mengucapkan bismillah.

Pendengar yang budiman…

Adapun berkaitan dengan dzikir dan doa setelah berwudhu, maka ada beberapa redaksi doa yang sohih dari Rosululloh Sholloulohu ‘alaihi wa sallam, yaitu:

Pertama mengucapkan:

أَشْهَدُأَنْلاَإِلَهَإِلاَّاللَّهُوَأَنَّمُحَمَّدًاعَبْدُاللَّهِوَرَسُولُهُ

Yang artinya, “Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Alloh, dan Nabi Muhammad adalah utusan Alloh”

Hal ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi was sallam, yang diriwayatkan oleh Imam Muslim Rohimahulloh.

مَامِنْكُمْمِنْأَحَدٍيَتَوَضَّأُفَيُبْلِغُ – أَوْفَيُسْبِغُ – الْوُضُوءَثُمَّيَقُولُأَشْهَدُأَنْلاَإِلَهَإِلاَّاللَّهُوَأَنَّمُحَمَّدًاعَبْدُاللَّهِوَرَسُولُهُإِلاَّفُتِحَتْلَهُأَبْوَابُالْجَنَّةِالثَّمَانِيَةُيَدْخُلُمِنْأَيِّهَاشَاءَ

“Tidaklah salah seorang dari kalian berwudhu dan ia menyempurnakan wudhunya kemudian membaca,

أَشْهَدُأَنْلاَإِلَهَإِلاَّاللَّهُوَأَنَّمُحَمَّدًاعَبْدُاللَّهِوَرَسُولُهُ

melainkan akan dibukakan baginya pintu-pintu surga yang jumlahnya delapan, dan dia bisa masuk dari pintu mana saja ia mau”.

Kemudian yang kedua adalah doa berikut:

أَشْهَدُأَنْلاَإِلَهَإِلاَّاللَّهُوَحْدَهُلاَشَرِيكَلَهُ،وَأَشْهَدُأَنَّمُحَمَّدًاعَبْدُهُوَرَسُولُهُ اللَّهُمَّاجْعَلْنِىمِنَالتَّوَّابِينَوَاجْعَلْنِىمِنَالْمُتَطَهِّرِينَ

Yang artinya, “Ya Alloh jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang selalu mensucikan diri.”

Doa ini berdasarkan hadis Nabi Muhammad Sholloulohu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi Rohimahulloh dari jalur Umar bin al-Khottob Rodiallohu ‘anhu.

مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الوُضُوءَ ثُمَّ قَالَ: أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ، وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ، فُتِحَتْ لَهُ ثَمَانِيَةُ أَبْوَابِ الجَنَّةِ يَدْخُلُ مِنْ أَيِّهَا شَاءَ

Yang artinya, “Barangsiapa yang berwudhu, dan menyempurnakan wudhunya, lalu mengucapkan doa:

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ، وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ

akan dibukakan baginya pintu-pintu surga yang jumlahnya delapan, dan dia bisa masuk dari pintu mana saja ia mau.”

Jadi, doa dan zikir yang disyariatkan untuk dibaca oleh setiap muslim adalah bisa membaca doa dengan redaksi Imam Muslim:

أَشْهَدُأَنْلاَإِلَهَإِلاَّاللَّهُوَأَنَّمُحَمَّدًاعَبْدُاللَّهِوَرَسُولُهُ

Atau membaca yang dalam riwayat Tirmidzi berikut:

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ، وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ

Demikianlah pembahasan tentang doa dan zikir sebelum dan sesudah berwudhu.Semoga Alloh Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa membimbing kita untuk mengamalkan doa dan adab tersebut.Amin.WallohuA’lam.

Ust. Umar Muhsin

Saudaraku….

Lihatlah secara seksama apa yang sedang terjadi disekitar kita.

Kedzoliman, kemaksiatan, dosa yang dianggap biasa, haram jadi halal, yang halal diharamkan.sunah dianggap bidah, bidah diangaap sunah. Yang salah jadi benar yang benar disalah-salahkan.

Inilah gelombang keterpurukan ruhani yang terus bergulir ditengah-tengah kita bak air bah yang tak bisa dibendung lagi. Oleh karena itu………

Sudah saat nya kita bergerak…..

Sudah waktunya kita bekerja…

Sudah saatnya kita berdakwah…

Mari bergabung bersama radio Fajri Bandung dalam Mega proyek dakwah melalui udara dengan cara mentransferkan sebagian harta Anda kepada kami melalui BANK MUAMALAT no rekening 146-000-1648 a / n PT RADIO SWARA CAKRAWALA SANGKURIANG

“Bersama Fajri Belajar Islam menjadi Mudah, Bersama Fajri Infak Anda Insya Alloh berkah dan terarah” ( Radio fajri 1458 am dan www.fajribandung.com )

%d blogger menyukai ini: