Dua guru Muslim di kota terbesar kedua di Kanada, Montreal, dipecat dari pekerjaan mereka setelah menolak melepaskan jilbab mereka di tempat kerja. Pemecatan tersebut sebagai imbas dari  undang-undang kontroversial yang melarang karyawan publik menggenakan simbol-simbol agama.hal ini sebagaimana diberitakan media lokal hari kemarin.

Usulan untuk melarang simbol-simbol semacam itu diperkenalkan di provinsi Quebec di Kanada Juni lalu. Undang-undang baru itu melarang pegawai negeri, guru, perawat, sopir bus, pengacara, dan orang lain yang berinteraksi dengan masyarakat untuk menggunakan simbol-simbol agama saat bekerja.

Ketua Aliansi serikat pekerja profesional yang mewakili guru di kota tersebut, mengatakan kepada wartawan bahwa dua guru Muslim, diberitahu oleh dewan sekolah untuk melepas jilbab mereka atau dipecat.  Mereka tidak mau melepas hijabnya dan tetap mengenakannya hingga akhirnya mereka dipecat dari pekerjaannya. (hidayatulloh.com/admin)

%d blogger menyukai ini: