Klik link http://fajribandung.com/busana-identitas-muslim/

Islam adalah satu-satunya agama yang paling memuliakan manusia. Salah satu buktinya adalah Islam sangat perhatian dalam masalah menutup aurat.

Lelaki dan wanita yang menutup aurat tentunya akan terpelihara kehormatan dan kesuciannya. Namun, jika kita melihat kehidupan masyarakat, banyak kita jumpai wanita keluar rumahnya yang mengumbar aurat mereka. Begitu pula kaum pria, banyak di antara mereka yang tidak menutup aurat.Seakan-akan menutup aurat bukan sebuah kewajiban dan meninggalkannya bukan sebuah dosa.

 

Definisi

Aurat adalah suatu anggota badan yang tidak boleh ditampakkan dan diperlihatkan oleh lelaki atau perempuan kepada orang lain.

 

Hukum Menutup Aurat

Menutup aurat merupakan kewajiban bagi setiap Muslim laki-laki dan wanita.Siapa yang membuka auratnya, maka sungguh ia telah berbuat dosa sebab ia telah melakukan kedurhakaan kepada Alloh dan Rosul-Nya.

 

 

Perintah Menutup Aurat

Alloh memerintahkan kepada orang-orang yang beriman agar mereka menutup aurat dengan berbagai macam perintah.

Alloh memerintahkan kepada orang-orang yang beriman, baik laki-laki atau wanita untuk menundukkan pandangan. Mereka dilarang melihat aurat orang lain. Hal ini menunjukkan bahwa aurat harus ditutup.

Alloh berfirman:

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. “(QS. an-Nur [24]: 30)

Allohberfirman:

Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangan dan kemaluannya.(QS. an-Nur [24]: 31)

Pada kedua ayat tersebut, Alloh juga memerintahkan kepada mereka agar menjaga kemaluan. Tentunya menjaga kemaluan dilakukan dengan menutupi aurat. Tanpa meutup aurat secara otomatis kehormatan dan kesucian seorang tidak akan terjaga.

Alloh memerintahkan kepada orang-orang musyrik agar mereka menutup aurat pada saat mereka melakukan thowaf. Kebiasaan orang-orang musyrik pada masa zaman jahilliyyah adalah berthowaf tanpa busana.

Alloh berfirman:

“Hai anak Adam, pakailah pakaian kalian yang indah di setiap (memasuki) masjid.”(QS. al-A’rof [7]: 31)

Rosululloh juga memerintahkan kepada orang-orang beriman agar mereka menutup aurat. Sebagaimana beliau bersabda:

لَا يَنْظُرُ الرَّجُلُ إِلَى عَوْرَةِ الرَّجُلِ وَلَا تَنْظُرُ الْمَرْأَةُ إِلَى عَوْرَةِ الْمَرْأَةِ

“Lelaki tidak dibolehkan melihat aurat lelaki lain, dan wanita tidak dibolehkan melihat aurat wanita lain.” (HR. Muslim)

Dari Bahr bin Hakim dari ayahnya dari kakeknya berkata: “Saya berkata, Wahai Nabi Alloh, aurat kita apa yang boleh kita perlihatkan dana pa yang tidak ? Beliau berkata: Jagalah auratmu kecuali kepada istri atau budakmu. Saya berkata: “Wahai Rosululloh, jika suatu kaum melihat satu sama lain ? Beliau berkata: “Jika anda mampu agar tidak seorang pun dapat melihat auratmu, maka lakukanlah. ” Dia berkata: “Saya bertanya, ‘Wahai Nabi Alloh, bagaimana kalau kita seorang diri ? ” Beliau menjawab, “Alloh itu lebih berhak manusia malu kepada-Nya.” (HR. Tirmidzi, Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Dari Muhammad bin Jahsy, ipar Nabi: Bahwa Nabi pernah melewati Ma’mar di halaman masjid yang saat itu ia sedang duduk memeluk lututnya sehingga tersingkap sebagian pahanya. Lalu Nabi bersabda : “Tutupilah pahamu wahai Ma’mar, karena paha itu termasuk aurat. (HR. Ahmad)

 

Urgensi atau Pentingnya Menutup Aurat

 Pertama, Menutup aurat sarana meraih surga.

Rosululloh bersabda:

اضْمَنُوالِيسِتًّامِنْأَنْفُسِكُمْأَضْمَنْلَكُمُالْجَنَّةَاصْدُقُواإِذَاحَدَّثْتُمْ،وَأَوْفُواإِذَاوَعَدْتُمْ،وَأَدُّواإِذَااؤْتُمِنْتُمْ،وَاحْفَظُوافُرُوجَكُمْ،وَغُضُّواأَبْصَارَكُمْ،وَكُفُّواأَيْدِيَكُمْ

“Berikanlah jaminan dari diri kalian kepadaku enamp erkara, niscaya aku menjamin untuk kalian surga; jujurlah jika kalian berbicara, penuhilah jika kalian berjanji, tunaikanlah jika kalian diberi amanah, jagalah kemaluan kalian, tundukan pandangan kalian dan cegalah tangan kalian melakukan keburukan.”(HR. Ahmad)

Di antara sarana menjaga kemaluan adalah menutup aurat.

 

Kedua, Menutup aurat merupakan buah dari keimanan yang benar kepada Alloh dan Rosul-Nya.

Rosululloh bersabda:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلَا يَدْخُلْ الْحَمَّامَ إِلَّا بِمِئْزَرٍ

Barangsiapa yang berimankepadaAllohdanhariakhir, janganlahiamemasukitempatmandikecualimenutupiauratnyadaripandanganmanusia.”(HR. Nasai)

 

Ketiga, Menutup aurat merupakan sarana terbesar menjaga kehormatan seseorang.

Ketahuilah bahwa faktor terbesar terjadinya tindakan amoral kepada kaum wanita karena mereka meremehkan menutup aurat. Jika para wanita menutup auratnya dengan mengenakan jilbab sesuai standar syariat Islam (longgar, tidak tipis, menutup seluruh tubuhnya atau kecuali telapak tangan dan muka), pasti mereka tidak akan diganggu dan mahkota kehormatan mereka akan terjaga.

Alloh berfirman:

“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang Mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu.”(QS. al-Ahzab [33]: 59)

 

Keempat, Menutup aurat merupakan sarana memelihara kehormatan manusia.

Setan tidak senang jika manusia menjaga kehormatan, memiliki rasa malu, dan kesucian jiwa. Setan memiliki semangat yang besar untuk menggoda manusia agar mereka membuka aurat sebagaimana mereka memiliki semangat tinggi untuk memisahkan pasangan suami istri. Oleh karena itu, Alloh mengingatkan kepada kita agar jangan sampai terjerumus rayuan setan ini.

Alloh berfirman:

“Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kalian dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapa kalian dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya.” (QS. al-A’rof [7]: 27)

 

Kelima, Menutup aurat merupakan kemulian.

Alloh memuliakan manusia dari makhluk yang lain di muka bumi ini. Salah satu pemulian Alloh kepada manusia adalahDia memerintahkan kepada mereka untuk menutup aurat.Bahkan menutup aurat dikatakan sebagai zinah (perhiasan) sedangkan membuka aurat dikategorikan sebagai fitnah (godaan/tipuan)

Alloh berfirman:

“Hai anak Adam, pakailah pakaian kalian (perhiasan kalian) yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Alloh tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”(QS. al-A’rof [7]: 31)

 

Demikian pembahasan kita kali ini, semoga bermanfaat. Amin, Wallohu ta’ala a’lam…

Ust. Hawari, Lc., M.E.I.

Saudaraku….

Lihatlah secara seksama apa yang sedang terjadi disekitar kita.

Kedzoliman, kemaksiatan, dosa yang dianggap biasa, haram jadi halal, yang halal diharamkan.sunah dianggap bidah, bidah diangaap sunah. Yang salah jadi benar yang benar disalah-salahkan.

Inilah gelombang keterpurukan ruhani yang terus bergulir ditengah-tengah kita bak air bah yang tak bisa dibendung lagi. Oleh karena itu………

Sudah saat nya kita bergerak…..

Sudah waktunya kita bekerja…

Sudah saatnya kita berdakwah…

Mari bergabung bersama radio Fajri Bandung dalam Mega proyek dakwah melalui udara dengan cara mentransferkan sebagian harta Anda kepada kami melalui BANK MUAMALAT no rekening 146-000-1648 a / n PT RADIO SWARA CAKRAWALA SANGKURIANG

“Bersama Fajri Belajar Islam menjadi Mudah, Bersama Fajri Infak Anda Insya Alloh berkah dan terarah” ( Radio fajri 1458 am dan www.fajribandung.com )

%d blogger menyukai ini: