Sebagian orang ada yang memajang foto sendiri, keluarga, atau tokoh agama dengan tujuan sekedar dipajang atau dikenang. Padahal, dalam berbagai hadits kita dilarang untuk memajang gambar makhluk bernyawa.

Dalam hadits shohih disebutkan bahwa Rosululloh sholallohu alaihi wasallam bersabda,

”Para malaikat tidak akan masuk ke rumah yang terdapat gambar di dalamnya (yaitu gambar makhluk hidup bernyawa)” (HR. Bukhori dan Muslim)

Jabir rodhiallohu anhu berkata,

“Rosululloh melarang adanya gambar di dalam rumah dan beliau melarang untuk membuat gambar.” (HR. Tirmizi, hasan shahih)

Larangan memajang foto semakin keras jika yang dipasang adalah foto tokoh agama. Karena sebab peribadahan pada orang shalih adalah bermula dari gambar. Gambar yang dipajang tersebut akhirnya diagungkan dan terjadilah kesyirikan di masa silam.

Dari ‘Aisyah rodhiallohu anha, ia berkata bahwa Ummu Habibah dan Ummu Salamah menceritakan tentang gereja yang mereka lihat di negeri Habasyah. Di dalamnya terdapat gambar-gambar. Mereka menceritakan hal itu kepada Nabi sholallohu alaihi wasallam, lantas beliau bersabda,

Sesungguhnya mereka itu apabila di antara mereka terdapat orang yang shalih yang meninggal dunia, maka mereka pun membangun di atas kuburnya masjid (tempat ibadah) dan mereka memasang di dalamnya gambar-gambar untuk mengenang orang-orang shalih tersebut. Mereka itu adalah makhluk yang paling buruk di sisi Alloh pada hari kiamat kelak(HR. Bukhori dan Muslim).

Wallohua’lam.

Saudaraku….

Lihatlah secara seksama apa yang sedang terjadi disekitar kita.

Kedzoliman, kemaksiatan, dosa yang dianggap biasa, haram jadi halal, yang halal diharamkan.sunah dianggap bidah, bidah diangaap sunah. Yang salah jadi benar yang benar disalah-salahkan.

Inilah gelombang keterpurukan ruhani yang terus bergulir ditengah-tengah kita bak air bah yang tak bisa dibendung lagi. Oleh karena itu………

Sudah saat nya kita bergerak…..

Sudah waktunya kita bekerja…

Sudah saatnya kita berdakwah…

Mari bergabung bersama radio Fajri Bandung dalam Mega proyek dakwah melalui udara dengan cara mentransferkan sebagian harta Anda kepada kami melalui BANK MUAMALAT no rekening 146-000-1648 a / n PT RADIO SWARA CAKRAWALA SANGKURIANG

“Bersama Fajri Belajar Islam menjadi Mudah, Bersama Fajri Infak Anda Insya Alloh berkah dan terarah” ( Radio fajri 1458 am dan www.fajribandung.com )

%d blogger menyukai ini: