Sedikitnya 50 orang ditangkap oleh Intelijen rezim Asad di pinggiran timur Damaskus di tengah kampanye wajib militer. Penangkapan tersebut dilakukan karena orang-orang tersebut menolak mengikuti kampanye wajib militer bagi rakyat suriah.  Razia juga mencakup kota-kota Qalamoun seperti Dumayr dan Ruhaiba di mana belasan orang ditangkap karena menolak ikut wajib militer. Hal ini sebagaimana dilaporkan media suriah hari kemarin.

Sebagian besar pemuda Suriah di pinggiran timur ibu kota telah menolak panggilan wajib militer rezim tetapi kesepakatan rekonsiliasi telah memberlakukan de-facto baru. Mereka harus bergabung dengan tentara atau mereka mungkin menghadapi penangkapan oleh intelijen militer karena penolakan.

Tentara rezim telah mengirim sekitar 7 ribu seruan wajib militer bagi para pemuda Ghautah Timur untuk melakukan dinas militer. beberapa nama adalah nama orang yang telah terbunuh atau sudah mengungsi.  Jatuhnya Ghautah Timur pada April 2018 dicapai dengan cara yang brutal dan telah mengubah arah perang. (arrahmah.com/admin)

%d blogger menyukai ini: