Sekretaris Jenderal perserikatan bangsa-bangsa  Antonio Guterres mengkhawatirkan ketegangan yang terjadi di Kashmir. Juru Bicara Guterres, Stephane Dujarric, mendesak India dan Pakistan untuk secara damai membahas jalan keluar dari krisis yang sedang berlangsung di Kashmir.

Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan Guterres telah berulang kali bertemu dengan pejabat Pakistan dan India dalam beberapa pekan terakhir dalam upaya untuk meredakan ketegangan di sana.

Dujarric  mengatakan pada  Kamis kemarin bahwa pihaknya sangat prihatin tentang potensi eskalasi antara India dan Pakistan terhadap situasi di Kashmir.

Ketegangan antara New Delhi dan Islamabad meningkat pada 5 Agustus setelah India mencabut status khusus Kashmir. Kemudian India mengirim ribuan tentara ke lembah Kashmir dan memutus sambungan telepon seluler dan koneksi internet di kawasan tersebut.

Pakistan dan India sama-sama menguasai sebagian wilayah Himalaya dan mengklaim wilayah tersebut sepenuhnya. Pakistan dan India telah berperang dua kali di wilayah tersebut dan para analis keamanan memperingatkan bahwa ketegangan dapat kembali menjadi kekerasan. (internasional.republika.co.id/admin)

%d blogger menyukai ini: