Proyek pembangunan Sekolah Indonesia-Palestina di Ras Al Amud, Yerusalem, Palestina saat ini memasuki tahap renovasi. Pembangunan sekolah yang diinisiasi Rumah Zakat, Dompet Dhuafa, PKPU Human Initiative, dan Laznas Nurul Hayat tersebut rencananya akan digunakan pada Oktober atau November 2019.

Vice President Communication PKPU Human Initiative, Romi Ardiansyah mengatakan bahwa pembebasan lahan sudah selesai pada Agustus. Saat ini pihaknya sedang menunggu foto-foto renovasi sekolah. Ia berharap pekan depan pihaknya sudah mendapat foto-fotonya.

Romi menyampaikan rasa syukurnya karena telah selesai membebaskan lahan tempat Sekolah Indonesia-Palestina berdiri. Kemajuan proyek pembangunan sekolah dapat dicapai berkat dukungan masyarakat Indonesia dan mitra-mitra di Palestina.

Dia mengatakan, bangunan yang akan dijadikan Sekolah Indonesia-Palestina sekarang sedang direnovasi. Awalnya berharap sekolah bisa digunakan anak-anak Palestina pada bulan ini. Tapi sepertinya sekolah selesai direnovasi pada Oktober atau November 2019.

Sekolah Indonesia-Palestina dibangun di Ras Al Amud, sekitar 700 meter dari Masjid Al Aqsa. Bangunan yang sudah ada akan direnovasi untuk dijadikan sekolah. Sekolah itu akan memiliki bangunan dua lantai dan bisa menampung 150 anak-anak termasuk siswa-siswi berkebutuhan khusus. (khazanah.republika.co.id/admin)

%d blogger menyukai ini: