Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kota Sukabumi, Didin Syarifudin mengatakan, Pemerintah Kota Sukabumi berencana melonggarkan kembali jam operasional pertokoan dan perdagangan. Namun hal tersebut akan dilakukan pada awal Juli, setelah mengevaluasi kondisi kasus Covid-19 di kota Sukabumi.

Hanya saja, Didin belum bisa memastikan seperti apa perubahan jam operasional perdagangan di Kota Sukabumi.

Mekipun ada rencana pelonggaran, Didin menegaskan bahwa penerapan protokol kesehatan masih harus dilakukan oleh para pengelola pertokoan. Yakni, menerapkan Physical Distancing, jaga jarak dan menggunakan masker.

Sementara itu, sebelumnya, Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, menghimbau masyarakat untuk tidak euforia pada saat ini dan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin.

Hal ini diperlukan agar kasus Covid-19 terus melandai hingga akhir Juni 2020, kemudian di awal Juli 2020 bisa dilakukan pelonggaran berbagai aktivitas.

Fahmi menegaskan, untuk mewujudkannya sangat diperlukan kedisiplinan warga untuk menahan diri dan tidak beraktivitas jika tidak sangat diperlukan. Selain itu, berbagai langkah atau upaya pun dilakukan oleh pemerintah.

Diantaranya, memberikan tugas kepada dinas atau instansi untuk senantiasa memonitor, mengedukasi dan memberikan informasi pentingnya tetap menerapkan standar protokol kesehatan, dan bekerjasama dengan aparat keamanan baik Polri dan TNI dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (radarsukabumi.com/admin)

%d blogger menyukai ini: