Penyakit ‘Ain adalah penyakit yang disebabkan oleh pengaroh buruk pandangan mata,yaitu pandangan mata yang disertai rasa takjub atau bahkan iri dan dengki terhadap apa yang dilihatnya.

Di antara dalil-dalil yang menjelaskan tentang ‘ain adalah,

Dari Amir bin Robi’ah rodhiallohu anhu, Rosullulloh sholallohu alaihi wasallam bersabda,

“Jika salah seorang dari kalian melihat sesuatu yang menakjubkan dari saudaranya, atau pada dirinya atau pada hartanya, maka doakan keberkahan padanya, karena sesungguhnya penyakit ain itu haq (benar). (HR. Ahmad)

Dari Ibnu Abbas rodhiallohu anhu, Nabi sholallohu alaihi wasallam bersabda :

“Ain (pandangan mata jahat) itu benar adanya, jika seandainya ada sesuatu yang mendahului qodar,maka akan didahului oleh ain.Apabila kamu diminta untuk mandi maka mandilah.” (HR. Muslim)

Dari Aisyah rodhiallohu anha, Rosululloh sholallohu alaihi wasallam bersabda:

“Mintalah kalian perlindungan kepada Alloh dari ain (mata jahat) karena sesungguhnya ain itu haq (benar)” (HR. ibnu Majah)

Namun terkadang pengaroh buruk ain terjadi karena kekaguman tanpa kesengajaan dari orang yang memandang takjub terhadap sesuatu yang dilihatnya. Hal ini pernah terjadi diantara para sahabat Nabi shollallohu alaihi wa sallam, padahal hati mereka terkenal bersih,tidak ada rasa iri atau dengki terhadap sesamanya. Akan tetapi dengan izin Alloh dan takdirnya, pengaroh buruk ain ini dapat terjadi diantara mereka.

Lalu, bagaimana menjaga diri dari ‘ain?

Pertama, Membaca surat al-Ikhlas 3 kali, al-Muawwidzatain (al-Falaq dan an-Naas) 3 kali, Ayat Kursi setiap pagi dan petang.

Kedua, Mengucapkan,

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّآمَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

“Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala kejahatan makhluq yang Ia ciptakan.” (HR. Muslim) doa ini dibaca 3 kali setiap petang.

Ketiga, Memohonkan perlindungan untuk anak-anak, sebagaimana Rosululloh sholallohu alaihi wasallam memohonkan perlindungan untuk al-Hasan dan al-Husain, beliau mengucapkan,

أُعِيْذُ كَمَا بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّآمَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَآمَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لآمَّةٍ

“Aku memohon perlindungan untuk kamu berdua dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari seluroh syetan, binatang berbisa, dan dari padangan mata yang jahat.” (HR. Abu Dawud)

Dan keempat, Menutupi ketampanan/kecantikan dan keindahan lainnya yang dikhawatirkan akan menyebabkan tertimpa ‘ain. Wallohu a’lam.

Dijawab oleh Tim Lajnah Ilmiah Radio Fajri

Saudaraku….

Lihatlah secara seksama apa yang sedang terjadi disekitar kita.

Kedzoliman, kemaksiatan, dosa yang dianggap biasa, haram jadi halal, yang halal diharamkan.sunah dianggap bidah, bidah diangaap sunah. Yang salah jadi benar yang benar disalah-salahkan.

Inilah gelombang keterpurukan ruhani yang terus bergulir ditengah-tengah kita bak air bah yang tak bisa dibendung lagi. Oleh karena itu………

Sudah saat nya kita bergerak…..

Sudah waktunya kita bekerja…

Sudah saatnya kita berdakwah…

Mari bergabung bersama radio Fajri Bandung dalam Mega proyek dakwah melalui udara dengan cara mentransferkan sebagian harta Anda kepada kami melalui BANK MUAMALAT no rekening 146-000-1648 a / n PT RADIO SWARA CAKRAWALA SANGKURIANG

“Bersama Fajri Belajar Islam menjadi Mudah, Bersama Fajri Infak Anda Insya Alloh berkah dan terarah” ( Radio fajri 1458 am dan www.fajribandung.com )

%d blogger menyukai ini: