Komisi Penyelidikan PBB mengatakan bahwa koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat, Rusia, rezim Suriah dan milisi Kurdi melakukan pelanggaran yang bisa masuk dalam kejahatan perang. Hal ini disampaikan dalam laporan mengenai Suriah, seperti dilansir Al-Jazeera pada Rabu kemarin.

Laporan itu mengatakan bahwa koalisi internasional yang dipimpin oleh Amerika Serikat melakukan serangan udara di Suriah, yang menyebabkan banyak korban di kalangan warga sipil, dan dapat dianggap sebagai kejahatan perang.

Laporan tersebut didasarkan pada sekitar 300 wawancara, gambar satelit, analisis video dan gambar sejak awal tahun ini. Disebutkan dalam laporan bahwa pesawat rezim Suriah dan sekutunya Rusia juga melancarkan kampanye berdarah yang menargetkan fasilitas medis, sekolah, pasar dan pertanian, yang juga bisa dianggap kejahatan perang.

Komisi internasional itu menunjukkan bahwa utusan khusus PBB untuk Suriah memberikan prioritas tinggi untuk masalah orang hilang, tahanan dan korban penculikan di Suriah.

Hani Megally, anggota Komisi Investigasi Independen Internasional, mengatakan ada kemajuan peradilan internasional di luar Suriah. Ia menambahkan bahwa surat perintah penangkapan telah dikeluarkan terhadap para pemimpin keamanan di Suriah. (kiblat.net/admin)

%d blogger menyukai ini: