Gerakan Perlawanan Islam Palestina atau Hamas meretas telepon ratusan tentara dan perwira Israel selama berbulan-bulan untuk memperoleh informasi. Demikian laporan media resmi Israel seperti dinukil Anadolu Agency ahad kemarin. TV Israel mengatakan bahwa tentara Israel dan layanan keamanan Shin Bet berhasil melumpuhkan aplikasi yang membantu Hamas menembus telepon anggota militer.

Media itu menjelaskan bahwa Hamas menembus telepon prajurit melalui 3 aplikasi. Aplikasi itu bisa mengirimkan informasi di telepon, termasuk dari kamera dan pengoperasian perekam di telepon.

Media tersebut menambahkan bahwa pembicaraan itu terjadi lewat pesan dengan tokoh-tokoh imajiner yang seakan-akan mereka tentara penjajah Israel.  Pada awalnya, tokoh-tokoh imajiner itu menampilkan diri kepada tentara dan perwira, melalui alat komunikasi, termasuk Telegram, bahwa mereka tuli. Dengan demikian, terjadilah dialog dengan tulisan tanpa menimbulkan keraguan tentang kurangnya percakapan suara.

Tak hanya itu, untuk lebih meyakinkan, tokoh-tokoh fiktif itu membuat akun media lain dengan bahasa Ibrani. Akun-akun itu pun dibuat seperti asli.

Sementara juru bicara “Hamas”, Hazem Qasim, mengatakan kepada Perang pikiran terus berlanjut antara perlawanan dan pendudukan. (kiblat.net/admin)

%d blogger menyukai ini: