Sekitar seribu anggota parlemen dari 25 negara di Eropa sepakat menandatangani surat penolakan terhadap aneksasi Israel pada Tepi Barat Palestina. Mereka khawatir rencana itu akan mengganggu kestabilan Timur Tengah. Di antara seribu penandatangan, 240 berasal dari anggota parlemen di Inggris. Mereka menaruh kekhawatiran serius akan rencana Israel. Mereka meyakini tindakan merebut wilayah negara lain secara paksa harus mendapat konsekuensi. Hal ini sebagaimana dilansir arab news hari rabu kemarin.

Surat tersebut muncul sepekan sebelum rencana aneksasi dapat dilakukan. Parlemen Israel baru mengadakan voting apakah akan dilakukan aneksasi atau tidak pada 1 Juli mendatang.

Surat itu juga memperingatkan bahwa mengizinkan aneksasi bisa membuka kejadian serupa ditiru negara lain. Dikhawatirkan negara-negara lain akan saling mengklaim wilayah jika aneksasi Israel direstui.

Jika aneksasi dilakukan, Israel diperkirakan bisa merebut 30 persen Tepi Barat menjadi bagian Israel. nyaris seluruh wilayah Palestina direbut Israel. Padahal perebutan itu ilegal secara hukum internasional, tapi selama ini tak ada hukuman bagi Israel. (republika.co.id/admin)

%d blogger menyukai ini: