Lembaga pengamat perang yang berbasis di Inggris mengatakan, Rusia melakukan serangan udara ke milisi oposisi di barat laut Suriah. Serangan ini adalah untuk pertama kalinya sejak negara itu mengumumkan gencatan senjata pada 31 Agustus lalu.

Gencatan senjata yang menghentikan empat bulan pengeboman udara dan artileri dahsyat oleh pemerintah Suriah dan sekutu Rusia, telah berlangsung meskipun pertempuran terus-menerus terjadi di lapangan.

Rami Abdel Rahman mengatakan, Pesawat Rusia melakukan dua serangan terhadap posisi yang dipegang oleh kelompok-kelompok jihadis di distrik Kabani di provinsi Latakia yang berbatasan dengan Idlib.

Ia juga  mengatakan, tidak jelas apakah serangan itu hanya sekali atau menyatakan runtuhnya gencatan senjata terbaru.

Aliansi Hayat Tahrir Al-Sham yang dipimpin oleh mantan afiliasi Al-Qaida Suriah, mengendalikan sebagian besar Idlib serta bagian dari provinsi Aleppo dan Latakia. Wilayah yang berpenduduk sekitar tiga juta orang ini adalah salah satu wilayah oposisi terakhir yang melawan pasukan Presiden Bashar Al-Assad. (minanews.net/admin)

%d blogger menyukai ini: