Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB Antonio Guterres menyuarakan keprihatinan atas meningkatnya Islamofobia di seluruh dunia. Dia menyebut tidak ada toleransi bagi pihak-pihak yang kerap menyuarakan Islamofobia. Guterres mengatakan bahwa hari ini para migran atau pengungsi diserang oleh politisi populis atau pembenci muslim. Hal ini diungkapkan Gutteres dilansir Anadolu Agency, Senin kemarin.

Gutteres mengatakan ujaran kebencian merupakan salah satu instrumen yang kerap memunculkan Islamofobia. Menurutnya, belum lama ini PBB telah meluncurkan inisiatif untuk melawan ujaran kebencian terhadap umat Islam. Hal ini diungkapkan Guterres dalam kunjungannya ke Pakistan selama empat hari. Gutteres akan menyampaikan pidato dalam konferensi internasional tentang pengungsi Afghanistan di Pakistan. Selain itu, Guterres juga akan melakukan serangkaian pertemuan dengan Presiden Pakistan Arif Alvi, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan, dan Menteri Luar Negeri Pakistan Makhdoom Shah Mahmood Qureshi.

Menteri Luar Negeri Pakistan Makhdoom Shah Mahmood Qureshi juga menyatakan keprihatinannya terhadap pertumbuhan Islamofobia di dunia. Dia menyatakan dampak Islamofobia sudah dirasakan pada politik di Eropa. (khazanah.republika.co.id/admin)

%d blogger menyukai ini: