Banyak sekali ritual mistik yang dianggap biasa padahal termasuk kekufuran di dalam Islam.Di antara bentuk ritual mistik yang bisa mengeluarkan seseorag dari keislaman adalah praktek sihir. Menurut Imam Ibnu Qudamah al-Maqdisi mengatakan, “Sihir adalah ikatan tali-temali, jampi-jampi, perkataan yang dilontarkan secara lisan maupun tulisan, atau melakukan sesuatu yang dapat mempengaruhi badan, hati atau akal orang yang terkena sihir tanpa berinteraksi langsung dengannya. Sihir ini memiliki hakikat, di antaranya ada yang dapat menyihir seseorang hingga tak dapat mencampuri isterinya atau memisahkan pasangan suami isteri, atau membuat salah satu pihak membenci yang lainnya, atau membuat kedua belah pihak saling mencintai.”

Sihir adalah perbuatan kufur yang sudah ada sejak zaman dahulu. Sihir telah mencapai puncak kejayaannya pada zaman Nabi Musa jauh sebelum masa Nabi Sulaiman . Bahkan sihir sudah ada pada zaman Nabi Sholeh , sebelum zaman Nabi Musa . Sihir dan ilmu sihir terus diwariskan oleh para pengagumnya dari kalangan ‘ubbadusyyaithon (penyembah setan).

 

Hari ini, kebanyakan para tukang sihir memakai kamuflase dengan mempergunakan bahasa Arab, ayat al-Qur’an, dan nama-nama islami. Hal tersebut dilakukan agar laris di pasaran dan mudah diterima masyarakat. Sihir yang biasanya digunakan sebagai ritual mistik memiliki banyak macam.

Berikut adalah beberapa bentuk sihir yang biasa terjadi di masyarakat:

  1. Sihir Pemisah.

Sihir pemisah adalah sihir yang ditujukan untuk memisahkan pasangan suami istri yang saling mencintai. Juga termasuk ke dalam sihir ini adalah sihir yang ditujukan untuk membuat permusuhan dan kebencian di antara dua orang sahabat atau kerabat dekat. Jenis sihir ini telah disebutkan dalam al-Qur’an. Alloh berfirman:

 

“Maka mereka mempelajari dari keduanya sihir yang dengannya mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya.” (QS. al-Baqoroh [2]: 102)

Pekerjaan menceraikan antara pasangan suami istri adalah pekerjaan yang paling dicintai dan dikagumi oleh iblis, raja para setan.

  1. Sihir Mahabbah (Penarik Cinta/Pelet).

Tentang ini Rosululloh pernah bersabda:

(( إِنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ ))

“Sesungguhnya jampi-jampi, jimat-jimat dan tiwalah (pelet) adalah kesyirikan.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan al-Hakim; dishohihkan oleh al-Albani)

  1. Sihir Takhyil (Mengelabui Pandangan), Sirep, atau Aji Halimunan.

Tentang sihir jenis ini pernah dialami oleh Nabi Musa dan Harun ketika menghadapi para tukang sihir Fir’aun. Para tukang sihir itu menggunakan sihir jenis ini untuk menakut-nakuti kedua Nabi Alloh yang mulia itu. Sebagaimana Alloh berfirman di QS. al-A’rof [7]: 115-118. Yang artinya, “Ahli-ahli sihir berkata: “Hai Musa, kamukah yang akan melemparkan lebih dahulu, ataukah Kami yang akan melemparkan? Musa menjawab: “Lemparkanlah (lebih dahulu)!” Maka tatkala mereka melemparkan, mereka menyulap mata orang dan menjadikan orang banyak itu takut, serta mereka mendatangkan sihir yang besar (mena’jubkan). Dan Kami wahyukan kepada Musa: “Lemparkanlah tongkatmu!”. Maka tiba-tiba tongkat itu menelan apa yang mereka sulapkan. Karena itu nyatalah yang benar dan batallah apa yang selalu mereka kerjakan.

  1. Sihir Pembuat Gila.

Sihir ini berpengaruh membuat seseorang menjadi seperti gila atau kurang waras. Di antara pengaruhnya adalah seorang bepergian tanpa tujuan, linglung dan sangat pelupa. Terkadang dia berbicara nyerocos (tidak beraturan), terkadang matanya menatap kosong dan tanpa makna. Terkadang tidak bisa langgeng dalam mengerjakan sesuatu, terkadang seseorang tidak tahu kemana dia harus pergi dan terkadang tidur di tempat-tempat terpencil.

  1. Sihir Pembuat Kelesuan.

Sihir jenis ini bisa berpengaruh membuat seseorang yang tadinya normal dan energik menjadi suka menyendiri dan tertutup, terkadang pusing terus menerus tanpa sebab yang jelas dan terkadang diam dan tampak lesu.

  1. Sihir Suara Panggilan.

Sihir jenis ini di antara pengaruhnya adalah membuat seseorang melihat mimpi-mimpi yang menyeramkan atau panggilan-panggilan yang menakutkan.

  1. Sihir Pembawa Penyakit.

Ada banyak macam penyakit yang bisa ditimbulkan oleh sihir jenis ini. Di antaranya adalah:

  • Sakit terus-menerus pada salah satu anggota tubuh.
  • Urat-urat menjadi kejang.
  • Lumpuh pada salah satu anggota tubuh (mati rasa atau mati sebelah).
  • Lumpuh total (mati suri).
  • Tidak berfungsinya salah satu indera.
  • Dan gejala-gejala lainnya.

Satu hal yang harus diketahui, bahwa sihir ini tidak akan menimbulkan pengaruh kecuali dengan takdir Alloh . Jadi, jangan disangka bahwa sihir bisa menyebabkan seseorang sakit terlepas dari takdir Alloh . Dan para tukang sihir tidak mampu menimbulkan mudhorot atau bencana kecuali dengan izin Alloh semata.

  1. Sihir Pendarahan.

Sihir jenis ini hanya terjadi pada kaum wanita saja. Dalam sihir ini, tukang sihir menyuruh kepada jin untuk merasuk ke dalam tubuh seorang wanita yang disihirnya seraya memberikan tugas untuk mengeluarkan darah. Kemudian jin itu masuk ke dalam tubuh wanita dan berjalan melalui urat-uratnya dalam aliran darah.

Rosululloh bersabda:

(( إِنَّمَا هِيَ رَكْضَةٌ مِنَ الشَّيْطَانِ ))

“Sesungguhnya istihadhoh itu adalah hentakan dari setan.” (HR. Tirmidzi, dihasankan oleh Bukhori)

  1. Sihir Penghalang Pernikahan.

Sihir ini terjadi karena seorang yang dengki lagi penuh tipu daya datang kepada seorang tukang sihir yang jahat lalu meminta supaya dibuatkan sihir untuk anak perempuan si fulan.

Setelah itu ada dua kemungkinan yang akan dilakukan oleh setan:

  • Masuk ke dalam tubuh wanita itu lalu membuatnya merasa tidak cinta dan tidak suka kepada setiap lelaki yang datang melamarnya, atau
  • Setan melancarkan sihir dengan cara mengelabui pandangan laki-laki yang melihat wanita itu sehingga setiap laki-laki yang datang melamar wanita tersebut akan melihat bahwa wanita itu jelek rupanya dan tidak menarik penampilannya.
  1. Sihir Untuk Melepas Sihir (Nusyroh).

Sihir jenis ini dilakukan oleh tukang sihir atas permintaan keluarga atau kerabat orang yang terkena sihir. Setelah itu tukang sihir akan meminta kepada setannya untuk mengusir atau menghadapi setan lain yang mengganggu orang yang sakit tadi.

 

Jadi, sihir pada hakikatnya adalah ritual mistik untuk penyembahan setan. Dengan mempersembahkan peribadatan tertentu kepada setan, maka seseorang bisa mendapatkan bantuan setan untuk mendapatkan hal-hal tertentu yang diinginkannya.

Banyak sekali pelaku sihir sendiri tidak mengetahui bahwa amalan tersebut merupakan amalan kekufuran. Semoga kita terhindar dari segala sihir dan bahayanya. Amin. Wallohu ta’ala a’lam…

Oleh: Hawari, Lc., M.E.I.

Saudaraku….

Lihatlah secara seksama apa yang sedang terjadi disekitar kita.

Kedzoliman, kemaksiatan, dosa yang dianggap biasa, haram jadi halal, yang halal diharamkan.sunah dianggap bidah, bidah diangaap sunah. Yang salah jadi benar yang benar disalah-salahkan.

Inilah gelombang keterpurukan ruhani yang terus bergulir ditengah-tengah kita bak air bah yang tak bisa dibendung lagi. Oleh karena itu………

Sudah saat nya kita bergerak…..

Sudah waktunya kita bekerja…

Sudah saatnya kita berdakwah…

Mari bergabung bersama radio Fajri Bandung dalam Mega proyek dakwah melalui udara dengan cara mentransferkan sebagian harta Anda kepada kami melalui BANK MUAMALAT no rekening 146-000-1648 a / n PT RADIO SWARA CAKRAWALA SANGKURIANG

“Bersama Fajri Belajar Islam menjadi Mudah, Bersama Fajri Infak Anda Insya Alloh berkah dan terarah” ( Radio fajri 1458 am dan www.fajribandung.com )

 

%d blogger menyukai ini: