Sejak zaman dahulu hingga akhir zaman orang Yahudi akan senantiasa memusuhi Islam. Permusuhan mereka kepada umat Islam sangat jelas dan terang sekali. Apalagi di zaman ini, mereka tidak henti-hentinya membuat makar untuk menghancurkan islam dan kaum muslimin. Mereka berusaha keras menguasai ekonomi, politik, militer, dan media untuk memerangi umat Islam. Alloh menjelaskan hakikat permusuhan Yahudi di dalam ayat yang mulia berikut ini.

“Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Kami ini orang Nasrani”, yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena Sesungguhnya mereka tidak menymbongkan diri. (QS. Al-Maidah [5]: 82)

Di dalam ayat ini, Alloh menerangkan bahwa kaum Yahudi dan musyrik adalah kaum yang paling keras permusuhannya terhadap Islam.

Yang dimaksud orang Yahudi adalah  orang yang mengikuti agama bangsa Ibrani yang dikenal dengan sebutan asbath (dua belas keturunan Nabi Ya’kub dari Bani Israel).

Para ulama berbeda pendapat tentang penamaaan atau sebutan Yahudi.

Pertama, ada yang mengatakan bahwa kata Yahudi dihubungkan dengan Yahuda, putra tertua Nabi Ya’kub .

Kedua, kata Yahudi terambil dari kata هاد, yang berarti kembali (bertaubat). Kaum ini dinamakan Yahudi karena mereka bertaubat dari kesalahannya menyembah anak sapi dari emas.

Alloh menggambarkan permusuhan orang Yahudi terhadap orang beriman atau orang Islam dalam banyak ayat Al-Qur’an, antara lain:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalangan kalian (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagi kalian. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kalian. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya. (QS. Ali Imron [3]: 118)

 

Ayat ini jelas sekali menerangkan kepada kita bahwa permusuhan orang yahudi terhadap umat Islam sangat gamblang.

Bukti nyata kejahatan Zionis Yahudi kita saksikan dengan mata kepala kita sendiri di Palestina. Dengan sangat brutal Zionis Yahudi membombardir penduduk Gaza dan memblokade mereka selama bertahun-tahun sehingga kehidupan mereka bagaikan di sebuah penjara raksasa dengan berbagai penderitaan yang tak dapat dibayangkan oleh manusia beradab dewasa ini.

Mereka membunuh umat Islam mualai dari orang tua, pemuda, wanita bahkan anak-anak. Mereka memenjarakan umat Islam palestina dan menyiksanya. Polisi-polisi mereka seringkali menodai kesucian masjid al Aqsa. Bahkan, mereka kerapkali mengadakan konser music di dekat masjid Al-Aqsho yang mengganggu umat Islam beribadah. Mereka juga melarang umat Islam beribadah di masjid al-Aqso.

Sampai pada tingkat ekstrem, mereka membuat terowongan untuk menghancurkan masjid al-Aqsho dari bawah. Bukan sekedar itu, Bangsa Yahudi bukan hanya memusuhi umat Islam dan bangsa Palestina, tetapi mereka memusuhi semua manusia bahkan Alloh dan malaikat. Alloh berfirman:

“Barang siapa yang menjadi musuh Alloh, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, Maka Sesungguhnya Alloh adalah musuh orang-orang kafir.” (QS. Al-Baqoroh [2]: 98)

Ayat tersebut adalah ayat yang menerangkan tentang orang-orang Yahudi. Mereka adalah kaum yang memusuhi dan menghina Alloh.

Dalam memusuhi Alloh , orang Yahudi telah menuduh Alloh dengan sifat-sifat yang tidak layak. Misalnya Alloh lelah sehingga harus istirahat di hari Sabtu, Alloh menyesal telah menciptakan Nabi Adam , Alloh itu miskin dan sebagainya. Tuduhan mereka bahwa Alloh itu miskin telah diabadikan oleh Alloh dalam Al-Qur’an, “Sesungguhnya Alloh telah mendengar perkatan orang-orang yang mengatakan, “Sesunguhnya Alloh miskin dan Kami kaya”. Kami akan mencatat Perkataan mereka itu dan perbuatan mereka membunuh nabi-nabi tanpa alasan yang benar, dan Kami akan mengatakan (kepada mereka), “Rasakanlah olehmu azab yang membakar”. (QS. Ali Imron [3]: 181)

Orang yahudi memiliki keyakinan bahwa orang di luar golongan mereka seperti binatang. Dalam kitab Talmud disebutkan, “Kaum Yahudi menjadi bernajis apabila dia menyentuh kuburan non-Yahudi karena mereka binatang bukan manusia.”

 

Kaum Yahudi juga senantiasa berdo’a dan bersyukur karena Tuhan tidak melahirkan mereka sebagai “goyyim” (non-Yahudi). Setiap hari sebanyak tiga kali mereka berdo’a agar Tuhan mengutuk pemimpin-pemimpin agama non-Yahudi. (Tarikh al-Yahud, Muhammad Said Mursi, 2000)

Ambisi Yahudi dalam memusuhi umat Islam adalah menjadikan umat Islam sampai mengekor kepada mereka. Alloh berfirman.

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah, “Sesungguhnya petunjuk Alloh Itulah petunjuk (yang benar)”. dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Alloh tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (QS. Al-Baqoroh:120)

 

Kaum Muslimin yang dirahmati Alloh

Satu-satunya jalan untuk selamat dari tipu daya kaum Yahudi adalah dengan kembali kepada kitab Alloh dan sunnah Rosululloh , sekaligus berjihad memerangi mereka dengan segala daya dan upaya. Semoga Alloh selamatkan kita dari makar kaum Yahudi. Amin.

Oleh: Hawari, Lc., M.E.I.

Saudaraku….

Lihatlah secara seksama apa yang sedang terjadi disekitar kita.

Kedzoliman, kemaksiatan, dosa yang dianggap biasa, haram jadi halal, yang halal diharamkan.sunah dianggap bidah, bidah diangaap sunah. Yang salah jadi benar yang benar disalah-salahkan.

Inilah gelombang keterpurukan ruhani yang terus bergulir ditengah-tengah kita bak air bah yang tak bisa dibendung lagi. Oleh karena itu………

Sudah saat nya kita bergerak…..

Sudah waktunya kita bekerja…

Sudah saatnya kita berdakwah…

Mari bergabung bersama radio Fajri Bandung dalam Mega proyek dakwah melalui udara dengan cara mentransferkan sebagian harta Anda kepada kami melalui BANK MUAMALAT no rekening 146-000-1648 a / n PT RADIO SWARA CAKRAWALA SANGKURIANG

“Bersama Fajri Belajar Islam menjadi Mudah, Bersama Fajri Infak Anda Insya Alloh berkah dan terarah” ( Radio fajri 1458 am dan www.fajribandung.com )

%d blogger menyukai ini: